MARI NGOPI ..!!!
Sebelumnya maaf, yang saya maksud NGOPI disini bukanlah aktifitas duduk santai di kedai dengan suguhan secangkir rasa yang biasa dilakukan banyak orang pada umumnya. Kalau lebih tepatnya mungkin memaparkan atau mendiskusikan sesuatu entah konsep atau teori dengan pendekatan yang ilmiah, intinya NGOPI atau Ngobrol Pintar.
Segera pesankan minum, agar obrolan ini tidak cepat dingin layaknya suhu angin malam diluar sana.
" Mas, masih dengan pesanan yang sama malam ini..! Dia mengangguk, artinya sudah paham maksudku. Hehehee
Tanpa tema, bingung mau bahas apa.
Belum selesai pikiranku bergumam, terdengar di samping kananku ada sekelompok orang cerdas sedang membahas soal SISTEM PENDIDIKAN. Pikirku menarik kalo dibahas dengan melihat INDONESIA saat ini. Tapi setelah kusedot kopiku, ada suara yang berbisik : "untuk apa kau membahas sistem, sedang kau sendiri menjadi produk dari sistem itu"
Wahh kalau begini jadinya, rumit dalam logika, samar dalam indra, dilema dalam rasa.
Sudahlah, kubakar dulu rokokku..!!
Bicara pendidikan tak luput dari bicara memanusiakan, mungkin ini inti dari tafsiran bahasa para pakar-pakar pendidikan. Memanusiakan bukan hanya sekedar mengajari dan lupa caranya memberi contoh, harusnya lebih dari itu. Simplenya mungkin seperti itu.
Kalau soal sistem saya serahkan kepada yang berwenang, toh dia lebih paham INDONESIA hari ini, logikanya kalau gak paham kenapa dipercaya untuk memgemban amanah ini. Hanya saja saya teringat salah satu judul bukunya Munif Khatib "SEKOLAHNYA MANUSIA". Dari judul buku ini mungkin mengisyaratkan kepada kita bahwa yang namanya pendidikan adalah hak'nya manusia, atau dalam artian lain bahwa semua orang berhak mengenyam yang namanya PENDIDIKAN. Agar apa ?? Agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa bisa terwujud. Bukan menjadikan pendidikan sebagai ajang bisnis untuk kepentingan kelompok Kapitalis.
Kalo ngomong kapitalis, kok ngerii yaa..! Hehehe
Eta maafkanlah, bukan bermaksud menyinggung.
Tapi intinya adalah berikan kesempatan kepada GENERASI BANGSA untuk mengekspresikan dan mengasah potensi dirinya serta memperoleh lebih banyak ilmu dengan PENDIDIKAN yang baik.
CERDASKAN INDONESIA TANPA KOMERSIALISASI PENDIDIKAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar